top of page

Eskperimen Perpindahan Ke-4

  • Writer: pereka
    pereka
  • Aug 1, 2019
  • 2 min read

Updated: Apr 30, 2020

Selamat memasuki Bulan Agustus! Mumpung ada waktu luang dan sedang tidak menonton TV, gue mau cerita.


Ini ke-4 kalinya gue pindah rumah. Ingat sekali pindahan pertama, gue sangat melankolis memindahkan barang-barang ke kardus. Buku-buku, pernak-pernik yang memang suka gue kumpulkan di waktu dan tempat yang berbeda-beda. Apalagi, perasaan di saat kardus terakhir sudah diangkat dan melihat kamar tidur untuk terakhir kalinya. Yaa, biasa lah, orang puitis suka sensi hahahah. Tapi, rasanya seperti era itu sudah berakhir. Karena gue sebagai manusia sudah terlalu terikat dengan rumah itu. Sudah gue hafal lika-liku, berapa tangga harus gue naiki, sudut-sudut yang harus gue hindari agar tidak terjeduk kaki hahahah, semua itu dihafal di luar kepala, keseharian yang sudah berlangsung dari gue kecil, dan pada saat itu, harus berpisah.


Memang sedih, melihat rumah itu lagi mungkin akan membuat gue sedih. Tapi, sedih yang berbeda. Sedih yang diikuti perasaan senang, mengingat masa-masa kecil, dan juga perasaan semangat menghadapi hidup di waktu sekarang. Gue rasa, melihat rumah itu, akan mendatangkan suasana yang positif dalam diri gue, entah lah, perasaan saja.


Seiring waktu, gue sekeluarga jadi sering pindah. Entah karena ingin suasana yang lebih nyaman dan tidak bising dibanding Jakarta Pusat, atau karena jarak dengan sekolah jauh. Waktu pindahannya pun tidak terlalu jauh, hanya 1 sampai 2 tahun, kami akan pindah lagi. Hal ini membuat pindahan menjadi hal yang tidak menyentuh lagi menurut gue. Menyimpan barang-barang ke dalam kardus tidak perlu lagi sambil mengingat memori-memori yang ada, karena semuanya berlalu dengan cepat, dan singkat. Menyusun dan mendesign kamar baru pun sudah berkurang rasa semangat akan suasana baru. Meskipun begitu, gue tetap semangat menghadapi akhir-akhir masa SMA, ada banyak yang harus dikejar, banyak yang harus dicapai, dan banyak yang harus dilakukan, dan gue rasa rumah ini adalah tempat yang tepat untuk mengakhiri masa-masa gue di sekolah. Gue akui rumah ini nyaman, kamar gue nyaman untuk mengeluarkan pikiran penat dan lelah, gue berharap mengucapkan selamat tinggal dengan sekolah tidak akan begitu menyakitkan dan juga berharap ini rumah terakhir yang keluarga gue pijaki.


- r.k

Photo by : me #akicaezview #fujic200

Comments


UPDATES, POSTS, & NEWS

SIGN UP FOR ALL

  • Instagram
  • Twitter
  • Spotify
  • SoundCloud

© 2022 by rekakata.

bottom of page